Diduga jadi Penyebab Banjir di Surabaya, Komisi A DPRD bakal Panggil Pengelola Apartemen Trilium

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana peninjauan brandgang oleh Komisi A DPRD Surabaya di apartemen Trilium.
Suasana peninjauan brandgang oleh Komisi A DPRD Surabaya di apartemen Trilium.

i

BACASAJA.ID - Penyebab banjir di Kota Surabaya memang multifaktor. Tapi, yang satu ini sampai bikin kesal anggota dewan. Adalah apartemen Trilium Residence yang diduga jadi biang keladi banjir di kota pahlawan.

Soalnya, diduga gara-gara pembangunan apartemen 25 lantai itu, brandgang sepanjang 60 meter yang mengarah ke Kalimas tertutup. Dampaknya, air yang seharusnya mengalir lancar, jadi terhalang endapan sedimen lumpur setinggi satu meter.

Penyebab itulah yang membikin area Gedung Negara Grahadi dan sekitarnya tergenang pada Jumat (7/1/2022), pekan lalu.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni mengungkapkan, brandgang yang semula lurus, jadi berbelok lantaran ada pembangunan apartemen.

Pihaknya menyayangkan pengelola apartemen yang tidak memperhatikan brandgang yang berbelok tersebut.

"Akibatnya, sedimen menumpuk tinggi. Dampaknya, aliran air tidak berfungsi dengan baik. Kalau curah hujan tinggi, sedimen ini yang membuat air tertelak kemudian air meluber ke Grahadi,” sebut Arif Fathoni saat meninjau lokasi, dikutip Senin (17/1/2022).

Politisi Partai Golkar ini tak datang sendiri. Arif Fathoni datang bareng anggota Komisi A DPRD Surabaya lainnya, seperti Budi Leksono dan anggota Komisi A Imam Syafii. Pihaknya menyesalkan pihak pengembang yang bertahun-tahun cuek.

Imam Syafi’i misalnya, dia menyesalkan pihak pengelola Apartemen Trillium yang tidak merawat brandgan atau saluran air di area apartemen

Kata Imam, Satgas DBMSDA telah berkerja keras selama 4 hari mengeruk sedimen di brandgang tersebut.

“Seharusnya saluran air yang masuk lahan Apartemen Trillium itu dibersihkan oleh pihak mereka, bukan Satgas DBMSDA. Kan tanggungjawab mereka selaku pemilik lahan,” katanya

Catatan Komisi A

Komisi A DPRD Surabaya kemudian mendesak dua hal. Pertama, pihak pengembang apartemen mesti minta maaf kepada masyarakat Surabaya.

Kedua, pihak pengembang diminta bersama-sama untuk menjaga dan melindungi keberadaan Gedung Negara Grahadi.

Terkait catatan Komisi A ini, Imam Syafii mengungkapkan pihaknya berencana bakal mengaudit soal perizinan brandgang yang berubah fungsi dari lurus kemudian berbelok.

Apakah brandgang itu disewakan atau ada kompensasi dalam bentuk lain. Selain itu, pihaknya juga akan menyeret pihak pengembang dan eksekutif ke meja rapat Komisi A dalam waktu dekat.

“Kok sampai berani-beraninya menggantungkan nasibnya jalan protokol atau jalan utama kepada pihak lain, yang kemudian pihak lain itu menurut saya sangat ceroboh.

"Kalau memang ada prosedur perjanjian di situ, brandgang-nya nanti diambil lagi dan dikembalikan seperti semula saja. Kita akan panggil pihak pengembang minggu depan,” tegasnya. (*/RG4)

Berita Terbaru

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Polda Sulbar Perkuat Pondasi Iman Lewat Binrohtal, Perkokoh Pelayanan yang Profesional

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 10:39 WIB

Polda Sulbar – Keimanan dan profesionalisme menjadi dua pilar penting dalam tugas kepolisian khususnya di Sulbar. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan R…

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Polantas Sulbar, Samsat dan Jasa Raharja Edukasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, Taat Pajak Dapat Coklat dari Petugas

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:26 WIB

POLDA SULBAR- Terlihat pemandangan berbeda dari kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan yang dilakukan Polantas Polda Sulbar bersama Samsat dan Jasa Raharja…

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Tanah Diklaim BBWS, Air Bersih Terkendala, Anggota DPRD Josiah Michael Soroti Nasib Warga Warugunung

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 09:22 WIB

SURABAYA – Persoalan status tanah dan sulitnya akses air bersih menjadi keluhan warga Warugunung, Kota Surabaya. Selain mempertanyakan lahan yang diklaim masuk …

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Dua Tahun Prabowo, Politisi Gerindra Ini Dorong Birokrasi Surabaya Lebih Responsif dan Berintegritas

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:43 WIB

SURABAYA – Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kepastian hukum sekaligus mendorong reformasi birokrasi d…

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Pastikan Kesiapan Sarana Dinas, Biro Logistik Polda Sulbar Supervisi ke Polres Majene

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:24 WIB

MAJENE – Memastikan pengelolaan perlengkapan dinas berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan menjadi fokus Tim Bidang Logistik Tahun Anggaran 2026 dari Biro L…

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Wakapolda Sulbar Pimpin Anev Penguatan Program Prioritas Kapolri

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:22 WIB

POLDA SULBAR- Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso, memimpin langsung rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) penguatan program prioritas Kapolri di Polda…