BPNT Diganti Tunai, E-warong Tak Dipakai

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komoditas BPNT yang akan diganti dengan uang tunai.
Komoditas BPNT yang akan diganti dengan uang tunai.

i

BACASAJA.ID - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan pangan dari pemerintah. Bantuan ini diberikan pada warga kurang mampu.

Bantuan yang diberikan berupa makanan pokok, lauk pauk dan tambahan gizi senilai 200 ribu per bulan untuk 1 keluarga.

Namun pemerintah telah menghapus bantuan BPNT dan menggantinya dengan BPNT tunai, dengan nilai yang sama dengan sebelumnya.

Sehingga masyarakat tak lagi mendapat bahan makan, namun uang tunai.

Penyaluran BPNT dengan menggandeng kantor Pos, dan tidak lagi menggunakan jasa e-warong.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Suyanto menjelaskan jika keputusan ini merupakan keputusan dari pusat.

Pihaknya baru menerima perintah itu pada Kamis (17/2/22). Dirinya lalu merapatkan kebijakan itu dengan Kantor Pos Tulungagung pada Jum’at (18/2/22) lalu.

“BPNT kan biasanya berupa barang, sekarang tunai,” jelas Suyanto, Senin (21/2/22).

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program ini pun turun. Awalnya ada 71 ribu KPM, pada Desember 2021 turun lagi menjadi 55 ribu KPM, dan terakhir menjadi 36.217 KPM.

“Itu langsung dari pusat, baik Kantor Pos dan Dinas Sosial juga enggak tahu. Bahwasanya itu bukan instruksi Menteri Sosial, tapi instruksi Presiden,” jelasnya.

Pencairan BPNT secara tunai dilakukan perdesa di Kantor Pos kecamatan masing-masing.

Dengan pencairan secara tunai ini membuat e-warong dan supplier yang menguasai penyaluran BPNT bakal tidak berfungsi.

Suyanto jelaskan e-warong merupakan bentukan Himpunan Bank Negara, sehingga tak ada sangkut pautnya dengan Dinas Sosial.

“Itu urusannya sana, kalau yang ini (BPNT tunai) sama sekali tidak (pakai e-warong),” katanya.

Pencairan BPNT tunai ini dengan membawa persyaratan KTP, KK, dan Surat Pemberitahuan asli. Uang bantuan ini bebas dibelanjakan oleh KPM, tak harus di e-warong.

Sementara itu Executive Manager Kantor Pos Tulungagung, Edi Mulyo Utami jelaskan pihaknya sudah siap menyalurkan BPNT secara tunai.

“Kesiapan kita sudah mulai, rencananya dalam Minggu ini kita bayarkan secara cepat,” jelasnya.

Setiap bulan, KPM berhak mendapatkan bantuan sebesar 200 ribu rupiah. Penyaluran bulan Februari ini untuk 3 bulan, sehingga tiap KPM menerima 600 ribu sekaligus untuk bulan Januari-Maret 2022.

Disinggung teknis pembayaran, Edi jelaskan memakai sistem komunal. Dalam 1 kecamatan bakal ada beberapa titik penyaluran.

Ada 3 sampai 5 titik dalam 1 Kecamatan.

“Kita nanti ada yang namanya SP dan kita sebar ke penerima,” jelasnya.

SP wajib dibawa dengan syarat lainya. Jika diwakilkan, wajib oleh orang dalam 1 KK. Jika pada hari yang ditentukan KPM tak bisa mengambil, maka diberi kelonggaran hingga 2 hari.

“Jika tidak diambil, misal orangnya meninggal ya dikembalikan ke negara,” pungkasnya.

Sistem penyaluran BPNT melalui e-warong banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya nilai komoditas yang diterima jika dihitung kurang dari 200 ribu. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

KPK: Silmy Karim dkk Lakukan Pemerasaan Izin Tinggal WNA Capai Rp145,5 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:19 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, sebagai tersangka. Silmy ditetapkan t…

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…