Minyak Goreng Murah Pakai Kupon, Warga Kesulitan, ASN Tulungagung Melimpah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pegawai instansi membeli minyak hingga 3 dus.
Pegawai instansi membeli minyak hingga 3 dus.

i

BACASAJA.ID - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung Gelar Panganmurah Berkualitas, atau bazar bahan pangan.

Dalam bazar itu, salah satu yang dijual adalah minyak goreng, dengan harga Rp. 13.500 per liter.

Untuk komoditas minyak goreng disediakan 6.400 liter. Terdiri dari 2.400 liter berasal dari bantuan Provinsi Jawa Timur, sedang sisanya dari Kabupaten Tulungagung.

Minyak dari provinsi bisa dibeli tanpa kupon. Sedang minyak dari Kabupaten, harus dibeli menggunakan kupon.

Sayangnya, dari pantauan lapangan, pemegang kupon didominasi oleh ASN Kabupaten Tulungagung.

Rata-rata mereka memiliki antara 6-10 kupon per orang, sehingga bisa mendapat 12-20 botol minyak per orang.

Selain dengan kupon, ASN yang tidak memiliki kupon boleh membeli minyak secara bebas.

Berbanding terbalik dengan warga biasa, yang ditolak ketika tidak membawa kupon.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo katakan minyak yang dijual bebas dibeli oleh siapa saja. Menurutnya, 1 orang hanya boleh membawa 1 kupon saja.

"1 orang 1 kupon," jelas Hadi.

Disinggung adanya aksi borong yang dilakukan oleh ASN, Hadi langsung bereaksi untuk segera diamankan. Menurutnya aksi borong itu tidak boleh dilakukan.

"Coba diamankan itu (pelaku aksi borong)," kata Hadi.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan berdalih 1 orang membawa 6 kupon dengan disertai KTP merupakan titipan dari temanya, agar tidak terjadi kerumunan.

Disinggung adanya 1 KTP yang membawa hingga 10 kupon, Usmalik mengaku tidak mengetahuinya.

"Itu perlu diklarifikasi lagi," kata Usmalik.

Saat ditanyakan jumlah kupon yang dibagikan, Usmalik jelaskan ada sekitar 3 ribu kupon. Kupon ini dibagikan ke desa-desa di 6 Kecamatan.

Pembagian kupon ini melalui pengurus PKK di tingkat kecamatan dan desa.

"Kita menggandeng PKK untuk didistribusikan ke wilayah dekat kantor Ketahanan Pangan," jelas Usmalik.

Usmalik katakan sasaran pembagian kupon adalah masyarakat berpenghasilan rendah.

Sayangnya rerata kupon ini dipegang oleh ASN. Bahkan ada yang bolak balik hingga 4 kali untuk mengambil minyak.

Sementara itu salah satu warga, Mistikah warga Desa Bulusari mengaku mendapat kupon dari perangkat desa.

Kupon ini dibagikan per RT, dengan alokasi 3 kupon per RT. Mistikah sendiri hanya bisa menebus 2 botol minyak, lantaran hanya memiliki 1 kupon.

"Cuma 2 botol," jelas wanita berjilbab tersebut. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…