SURABAYA - Menempati lokasi yang lebih luas, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) tetap hanya mengizinkan 100 pendukung yang diperbolehkan hadir pada debat pamungkas 18 November 2024. Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi menjelaskan, pada debat kesatu, memang 150 pendukung, namun kemudian dilakukan evaluasi, sehingga diputuskan sejak debat kedua dan ketiga ini, hanya diperkenankan 100 pendukung.
"Masih sama, masing-masing pendukung akan dibatasi 100 pendukung, sama dengan yang debat kedua, namun kalau di debat itu 150 itu kita lakukan evaluasi," ujarnya.
Baca juga: Terima Rp845 miliar Terserap 80-85 Persen, KPU Jawa Timur Siap Kembalikan Dana Hibah.
Tema besar debat ketiga Pilgub Jatim, adalah akselerasi pembangunan infrastruktur, interkoneksitas kewilayahan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup untuk mewujudkan jawa timur sebagai episentrum ekonomi kawasan timur Indonesia.
"Ini debat terakhir ya, ketiga, cara kita memfasilitasi tiga Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur," katanya.
Baca juga: Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Magetan Akan Ditetapkan 25 April 2025, Ini Kata KPU Jatim
Untuk lokasi sendiri, berada di Grandcity Surabaya, dengan menempati aula yang lebih luas dibandingkan debat kedua. Debat ketiga ini berada di lantai 3, sedangkan debat kedua lalu ada di lantai 4.
"Mudah-mudahan pelaksanaan di tanggal 18 malam bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan," ucapnya.
Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU Jatim: Khofifah-Emil Unggul 58 Persen di Pilgub Jatim
Sedangkan untuk kostum, tidak ada tema khusus yang ditetapkan oleh KPU, sesuai dengan kenyamanan para paslon. (RRI)
Editor : Redaksi