Demi Cegah Radikalisme, Divisi Humas Polri Sambangi Ponpes Gresik

bacasaja.id
Tim dari Divisi Humas Polri didampingi Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto saat foto bersama dengan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (10/3/2021).

BACASAJA.ID - Tim dari Divisi Humas Polri, yang dipimpin Kabag Penum Kombes Pol Ahmad Ramadhan didampingi Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik, Rabu (10/3/2021).

Kedatangan Tim Divisi Humas Polri di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik, tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, untuk melakukan silaturahmi dengan pengasuh Ponpes dan para santri.

Baca juga: Mencengangkan! BNN Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

Saat memberikan sambutan, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa diskusi ini berfokus untuk memerangi Terorisme dan mencegah paham Radikalisme masuk ke Indonesia.

“Saya datang ke sini melakukan silaturahmi ke Ponpes, serta memberikan pemahaman kepada para santri tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme,” kata Ahmad Ramadhan.

Selain itu, juga memberikan pengarahan kepada para santri di Ponpes tersebut tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme yang bisa mengancam kerukunan dan eksistensi negara atau bangsa Indonesia.

"Silahkan jika ingin melakukan Jihad Sabilillah untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat dengan cara atau jalan yang benar sesuai ajaran agama, dipersilahkan namun jangan sampai terpapar paham radikalisme," ucapnya.

Baca juga: Kapolres Gresik Gelar Turnamen Esports, 480 Remaja Berebut Tiket Kapolri Cup 2026

Ditambahkan, bahwa Polri dan Pemerintah memohon agar para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan Santri membantu pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi semua warganya.

Pemerintah atau Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan peran serta masyarakat. Bantuan itu dapat berupa, memberikan informasi kepada polisi tentang adanya potensi radikalisme di wilayah masing-masing.

“Kami Polri dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dibantu oleh pengasuh ponpes yang ada di jatim dan masyarakat,” jelas Ahmad Ramadhan.

Baca juga: Inisiatif Berujung Pidana: Eks Buruh PT SP Tbk Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh Polres Gresik

Selain itu Kombes Pol Ahmad Ramadhan mohon dukungan dari Ponpes untuk membantu Polri dan negara dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme dengan cara memberikan pemahaman yang anti terhadap radikalisme kepada para santri-santrinya.

"Mari bersama-sama melawan paham radikalisme dan terorisme, mulai dari Polisi, Pengasuh pondok pesantren dan masyarakat sehingga Negara bisa aman dan damai tanpa terorisme," katanya. (TBK/rg4)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru