JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat, kerugian negara akibat dugaan korupsi minyak mentah Pertamina mencapai Rp285 triliun.
"Berdasarkan hasil penghitungan yang sudah pasti nyata jumlahnya Rp285.017.731.964.389," kata Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Ia menjelaskan, kerugian negara untuk ekspor minyak mentah dalam negeri sekitar Rp35 triliun. Adapun kerugian akibat impor minyak mentah melalui broker sekitar Rp2,7 triliun.
"Kerugian impor BBM melalui broker sekitar Rp9 triliun, kerugian pemberian kompensasi (2023) sekitar Rp126 triliun. Lalu kerugian akibat pemberian subsidi (2023) sekitar Rp21 triliun," ujarnya.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, Kejagung telah menetapkan 9 tersangka baru. "Mereka adalah AN, HB, TN, DS, AS, HW, MH, IP, dan MRC," ucapnya.
Harli menekankan, para tersangka ditahan selama 20 hari ke depan. "Para tersangka ditahan sejak 10 juli sampai 29 Juli 202," katanya.
Total tersangka kasus dugaan korupsi minyak mentah Pertamina kini mencapai 18 orang. Kejagung memastikan akan menjalankan proses hukum sesuai aturan berlaku. ***
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 18:11 WIB
POLMAN – Kasus dugaan peredaran oli palsu dan oplosan yang sempat menghebohkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki babak baru. D…
Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 18:06 WIB
POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta bersama seluruh pejabat utamanya menghadiri langsung kegiatan penyerahan Laporan Hasil…
Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 15:59 WIB
SURABAYA – Perkara dugaan penggelapan dana di SD Kristen Cita Hati Pakuwon City Surabaya terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam agenda p…
Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 15:53 WIB
SURABAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo membantah seluruh dalil pembelaan terdakwa Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk dalam perkara d…
Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 15:46 WIB
JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Hal ini…
Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 15:44 WIB
JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, sebagai tersangka. Adrianto ditetapkan terkait…