900-an ODGJ di Tulungagung bakal Batal Divaksin COVID-19, Ini Sebabnya

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

BACASAJA.ID - Sekitar 800 an ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) diperkirakan batal menerima vaksin covid-19.

Pasalnya mereka belum mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan ). Padahal ODGJ masuk dalam masyarakat umum rentan (MUR) Covid-19.

800 an ODGJ itu masuk dalam 2515 ODGJ yang didata oleh Dinas Kesehatan Tulungagung beberapa waktu lalu.

Untuk ODGJ yang mempunyai NIK bakal masuk ke system dan menerima vaksinasi covid-19, sedang yang belum mempunyai NIK bakal dicarikan NIK.

Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung.

“Yang 800 masih kita koordinasikan ke Dispendukcapil, karena tanpa NIIK mereka tidak bisa mendapatkan vaksin,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Kabid P2P, Didik Eka, Senin (14/6/21).

Selain ODGJ yang tidak mempunyai NIK, sebanyak sekitar 110 ODGJ lainya dipastikan batal menerima vaksin covid-19.

Pasalnya 110-an ODGJ ini masih berusia anak-anak, atau kurang dari 18 tahun.

“Dari 1.700 an itu 110 diantaranya masih berusia anak, dan mereka tidak mendapatkan vaksin,” tambahnya.

Lalu bagaimana pelaksanaan vaksin pada ODGJ? Didik jelaskan pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan dengan mendatangi ODGJ di rumahnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan vaksinasi ini.

Petugas vaksinasi merupakan petugas kesehatan dari 32 Puskesmas yang ada di Tulungagung.

Didik menyebut taka ada kriteria khusus pada ODGJ ini untuk mendapatkan vaksinasi. Screening yang dilakukan seperti masyarakat umumnya.

“Sama, tensinya berapa, punya alergi tidak, yang membedakan kita dengan mereka cuma jiwanya,” terangnya.

Disinggung cara berkomunikasi pada ODGJ, mengingat mereka bukan layaknya manusia normal yang bisa diajak komunikasi.

Didik menyebut akan melibatkan keluarga sebagai key person (kunci) dalam menjalin komunikasi dengan ODGJ.

Pihaknya bakal melibatkan keluarga ODGJ secara penuh.

“Key person dalam pengendalian jiwa itu adalah keluarga, jadi keluarga akan kita libatkan penuh, bagaimana cara membujuk butuh bantuan full dari keluarga,” paparnya.

Ditanya lama pelaksanaan vaksinasi terhadap ODGJ ini. Didik jelaskan target pelaksanaan vaksin disesuaikan dengan jumlah ODGJ di suatu wilayah.

Misalkan kemampuan tenaga vaksinasi mampu melakukan 50 vaksinasi perhari dan di wilayah itu ada 150 ODGJ, maka vaksinasi akan dilakukan selama 3 hari.

“Kita sesuaikan dengan jumlah ODGJ di suatu wilayah itu,” katanya.

Untuk pelaksanaan vaksin rencananya akan dilakukan pada minggu depan bulan Juni 2021 ini. Dalam minggu ini pihaknya akan mengusulkan kebutuhan vaksin. (Noyo/JP).

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…