Komisi III DPR RI: Tindak Tegas Polisi yang Tidak Mendukung Program Presisi

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa. (DPR)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa. (DPR)

i

BACASAJA.ID - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa memberi tanggapan atas kasus yang diduga melibatkan polisi berpangkat Bripda bernama Randy Bagus yang sudah mencoreng institusi Polri.

Randy Bagus merupakan mantan kekasih Novia Widyasari, yang diduga sebagai penyebab mahasiswi Universitas Brawijaya Malang itu mengakhiri hidupnya di samping pusara ayahnya, di Mojokerto, Jawa Timur.

Desmond meminta Polri bisa mengusut tuntas dan jernih kasus yang membanjiri lini masa media sosial dengan tagar #JusticeForNoviaWidya.

Dia menegaskan agar Polri menindak tegas anggotanya yang tidak mendukung program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Rransparansi, Berkeadilan). Desmond juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk dapat membina seluruh anggotanya.

“Karena itu, Kapolri harus benar-benar menjalankan Presisi ini secara benar, sehingga oknum-oknum polisi yang tidak mendukung Presisi ini harus ditindak tegas. Walaupun Pak Sigit dalam beberapa tindakan yang kita lihat juga cukup tegas, tapi kok ya nggak ada kapoknya juga polisi. Berarti ini perilaku-perilaku pribadi di kepolisian yang harus dibina," papar Desmond dikutip Senin (06/12/2021).

Menurutnya, kasus yang menjadi perhatian publik tersebut menjadi tantangan terbesar Kapolri sekarang, karena apa pun yang terjadi dengan kasus seperti Novia Widyasari telah merugikan institusi Polri. Desmond juga meminta kepolisian transparan dalam menyidik kasus ini.

"Saya pribadi cuma mengimbau ke Kapolda Jatim untuk lebih hati-hati melakukan penyidikan. Jangan sampai tidak memuaskan masyarakat," kata Desmond.

Politisi Partai Gerindra ini pun mewanti-wanti agar Polda Jatim terkesan menutupi 'bau bangkai' dan tidak transparan mengusut kasus yang melibatkan anggotanya.

"Jangan sampai, bau busuk itu lama-lama akan kelihatan, ternyata tindakan institusi kepolisian atau Polda Jawa Timur menutupi kebusukan itu. Akhirnya dua kali malu kan,” pesan legislator dapil Banten II itu.

Seperti diketahui, Novia Widyasari nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun. Polisi menemukan sisa racun dalam sebuah botol plastik di sebelah mayat korban.

Nama Bripda Randy Bagus kemudian menjadi perbincangan hangat di medsos karena disebut-sebut menjadi penyebab NWR bunuh diri di makam sang ayah. Bripda Randy Bagus saat ini sudah diamankan Polres Mojokerto dan sudah dipecat.

Dari pemeriksaan sementara, Bripda Randy Bagus mengaku menjalin hubungan dengan Novia Widyasari sejak 2019. Anggota Polres Pasuruan itu bahkan dua kali menggugurkan kandungan Novia Widyasari.

Di media sosial, beredar kabar bahwa Novia Widyasari sebelumnya diperkosa oleh Bripda Randy Bagus hingga kemudian hamil. Bripda Randy Bagus disebut kemudian memaksa Novia Widyasari untuk menggugurkan kandungannya.

Keluarga Bripda Randy Bagus juga disebut melakukan tekanan dan mengintimidasi korban. (PAR/RG4)

Berita Terbaru

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…